Dipenghujung akhir tahun ajaran 2024, SMP Negeri 1 Pakem mengadakan agenda kegiatan Study Tour yang diadakan pada tanggal 15 – 19 Desember 2024. Pada study tour tahun 2024 ini, siswa yang mengikuti ialah yang berada di kelas 8, mulai dari kelas 8A – 8D bagi yang mengikutinya. Pada perjalanan studyt tour tahun 2024 ini memakan waktu perjalanan kurang lebih 13 jam perjalanan dengan tujuan Pulau Dewata Bali. Berikut adalah beberapa tujuan yang nantinya akan menjadi destinasi wisata study tour :Pura Ulundanu Beratan BedugulJoger LuwusDesa PanglipuranBajra SandhiTanjung BenoaPantai MelastiGaruda Wisnu Kencana (GWK)Krisna Sunset RoadTanah LotPada kegiatan hari pertama dihabiskan dengan perjalanan yang panjang menuju Pulau Dewata Bali. Pada kegiatan hari pertama ini, rombongan study tour berhenti 2x untuk istirahat makan dan isoma dan pada malam hari di pelabuhan Ketapang. Setelah menyebrangi lautan dan sampai di pelabuhan Gilimanuk, rombongan melanjutkan ke tempat transit pertama di pulau dewata untuk istirahat dan isoma untuk mempersiapkan stamina guna perjalanan wisata pada hari pertama di Bali.Pura Ulundanu Beratan merupakan destinasi pertama yang dikunjungi oleh rombongan study tour pada hari kedua pelaksanaan study tour, pada kunjungan tersebut siswa menikmati pemandangan dan melakukan swafoto dengan pemandangan pura dan air. Pada objek wisata Pura Ulundanu ada juga beberapa yang menaiki speedboat yang memang terdapat pada objek wisata Pura Ulundanu. Setelahnya puas dengan swafoto dan menikmati pemandangan, siswa beserta pendamping melakukan makan siang yang juga dilakukan di Pura Ulundanu Baratan Bedugul.Seusai makan siang dan melakukan ibadah bagi yang muslim, perjalanan dilanjutkan menuju objek wisata kedua yaitu Joger Luwus yang letaknya tidak jauh dari objek wisata pertama, waktu tempuh yang diperlukan hanya 20 menit. Hujan tidak menyurutkan semangat siswa untuk menelusuri Joger Luwus dimana siswa dapat mencari oleh-oleh berupa pakaian atau pernak pernik khas yang ada di objek tersebut.Selesainya kunjungan dari Joger Luwus, siswa melanjutkan ke objek wisata ketiga yaitu Desa Panglipuran, siswa menikmati senja yang sangat khas ala pedesaan Desa Panglipuran. Di Desa Panglipuran ini, tidak luput pula siswa menikmati makanan dan membeli oleh-oleh khas bali yang dijual di setiap rumah yang berada di Desa Panglipuran.Perjalanan terakhir pada hari kedua, dilanjutkan menuju hotel tempat istirahat yang berada di wilayah Denpasar. Sesampainya di Hotel siswa diarahkan untuk menuju ke ruangan tempat kelompoknya masing-masing untuk menaruh barang bawaan dan segera makan malam.Kegiatan pada hari ketiga diawali dengan sarapan yang berada di hotel, lalu dilanjutkan perjalanan menuju objek wisata ke empat yaitu Bajra Sandhi. Pada kunjungan ke Bajra Sandhi siswa mempelajari beberapa diorama yang berada di dalamnya dan juga melihat pemandangan kota Bali terutama di daerah Denpasar dari atas Bajra Sandhi. Tidak lupa siswa juga mengabadikan momen dikarenakan di luar area diorama dan area wisata Bajra Sandhi memiliki tempat yang cantik untuk diabadikan.Seusai siswa melihat diorama dan mengabadikan momen di Bajra Sandhi, perjalanan dilanjutkan menuju ke objek wisata Tanjung Benoa. Di Tanjung Benoa ini siswa melakukan eksplorasi wahana wisata air dan juga menyebrangi air untuk menuju ke Pulau Penyu. Seusai melakukan eksplorasi di Pulau Penyu dan menaiki wahana air, dilanjutkan siswa melakukan makan siang juga di Tanjung Benoa.Setelah agenda makan siang selesai dari Tanjung Benoa, rombongan study tour melanjutkan ke Puja Mandala untuk melakukan ibadah. Puja Mandala sendiri adalah pusat peribadatan yang menghadirkan lima rumah ibadah di dalam satu kompleks. Jadi siswa dapat melihat bangunan besar dari 5 tempat peripadahan. Lima rumah ibadah yang disebutkan itu, antara lain adalah Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Buddha Guna, Gereja Kristen Protestan Bukit Doa dan Pura Jagat Natha.Setelah setelai melakukan ibadah, dilanjutkan menuju ke objek wisata Pantai Melasti. Perjalanan yang dilalui cukup memakan waktu dikarenakan kondisi jalanan yang padat. Pada Pantai Melasti ini siswa bermain dengan pasir dan juga melakukan swafoto pada ornamen kapal besar yang berada di samping pantai. Pada objek wisata ini siswa hanya dibatasi kunjungan 1 jam dikarenakan waktu yang sudah petang, untuk melanjutkan ke objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK).Untuk menuju Garuda Wisnu Kencana dari Pantai Melasti memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dikarenakan padatnya jalanan kala itu, dan ramainya antusias turis baik dalam maupun luar negeri yang juga ingin menuju ke Garuda Wisnu Kencana. Sesampainya di Garuda Wisnu Kencana siswa melakukan swafoto bersama tepat membelakangi patung Dewa Wisnu, lalu dilanjutkan menikmati pertunjukan dari Tari khas dari Bali. Pada objek wisata ini, siswa hingga pada pukul 18.30 WITA.Setelah menikmati pertunjukan yang menakjubkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), rombongan siswa melanjutkan perjalanan ke objek Krisna Sunset Road, untuk membeli oleh-oleh dan juga makan malam. Seusai kunjungan terakhir di Krisna, rombongan study tour melanjutkan perjalanan menuju hotel untuk beristirahat.Hari terakhir di Bali, siswa mengawali kegiatan makan pagi di hotel lalu melanjutkan perjalanan menuju objek wisata terakhir yaitu Tanah Lot. Pada Tanah Lot ini, siswa mempunyai aturan yang lebih ketat dikarenakan beberapa tempat memiliki Pura atau tempat ibadah. Siswa melakukan swafoto dengan berlatar belakang laut dan juga Pulau yang teradapat sebuah Pura. Setelah selesai agenda di objek wisata terakhir ini, siswa melanjutkan perjalanan ke rumah makan sebelum menyebrangi lautan di pelabuhan Gilimanuk. Setelah berhasil kembali di Pulau Jawa, rombongan melanjutkan ke restoran untuk melakukan makan malam dan ibadah.Pada hari terakhir atau di hari ke-5, rombongan study tour sampai kembali ke sekolah SMP Negeri 1 Pakem tepat pada pukul 04.00 WIB.

SMP Negeri 1 Pakem bekerja sama dengan BNN Sleman untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai zat Narkotika kepada seluruh siswa.Kegiatan ini berlangsung pada saat upacara bendera hari Senin, dimana saat itu Ibu Alfiah S.Psi., S.H. M.H. menjadi pembina upacara.Dalam kesempatan tersebut, Ibu Alfiah S.Psi., S.H. M.H. menyampaikan amanat kepada siswa akan bahaya dari zat Narkotika. Darimana asal dari zat Narkotika itu serta cara agar kita sebagai generasi muda dapat terhindar dari zat Narkotika.

Pada9 September 2025, SMPN 1 Pakem menyelenggarakanagenda skrining kesehatan siswasebagai upaya menjaga dan memantau kondisi kesehatan peserta didik.Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan, memberikan edukasi penting mengenai pola hidup sehat, serta memastikan siswa dapat belajar dengan optimal dalam kondisi tubuh yang prima.Melalui program ini, sekolah berkomitmen tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada kesejahteraan fisik dan mental seluruh siswa.

SMP Negeri 1 Pakem adalah sebuah lembaga pendidikan yang beralamatkan di Tegalsari Pakembinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Didirikan sejak 1 April 1979 dan diresmikan atau resmi berdiri tanggal 17 April 1979. Sekolah ini sekarang memiliki 12 kelas. Disinilah para generasi muda di didik untuk menjadi manusia yang berbudi pakerti luhur dan berdaya saing global.Visi:“Takwa, Cerdas, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan"Misi SMP Negeri 1 Pakem, sebagai berikut:Mendorong dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk melaksanakan ajaran agama yang dianutnya.Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sehingga dapat mewujudkan KBM yang menyenangkan, efektif dan efisien.Mengoptimalkan peranan sumber daya manusia yang ada secara proporsional sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.Memberi dorongan dan bimbingan terhadap peserta didik untuk dapat mengembangkan bakat, kemampuan, dan keterampilan secara optimal.Mewujudkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir, dan berwawasan ke depan.Mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang berkompetensi tinggi.Mewujudkan manajemen berbasis sekolah yang tangguh dan sehat.Mengupayakan tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung terlaksananya program dengan baik.Mengupayakan tata kelola lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan nyaman.Mewujudkan sarana IT yang memadai untuk pembelajaran.Mewujudkan pembiasaan 7S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun, Smart dan Semangat).Mewujudkan sekolah budaya dengan menamai kelas-kelas dengan tokoh-tokoh wayang, hari berbahasa Jawa/ Ari Jawi setiap hari Kamis dan Sekolah menyelenggarakan bel masuk, pergantian jam pelajaran, istirahat, dan pulang dengan instrumen gamelan.

SMPN 1 Pakem resmi memulai langkah besar dalam transformasi pendidikan dengan meluncurkanPerpustakaan Digitalpada14 Agustus 2025. KegiatanKick Offini terselenggara berkat kolaborasi bersamaCentratamadanHabitat For Humanity Indonesia.Perpustakaan digital ini dihadirkan sebagai wujud nyata dukungan terhadap peningkatan literasi, sekaligus mempermudah akses siswa dan guru dalam mendapatkan sumber pengetahuan yang lebih luas, modern, dan berkelanjutan.Melalui inisiatif ini, SMPN 1 Pakem berkomitmen untuk menumbuhkan budaya membaca yang relevan dengan perkembangan zaman, serta memperkuat semangat belajar generasi muda demi masa depan yang lebih cerah.













